Cara Menggunakan Power Supply Hp untuk Teknisi Pemula

Power supply hp merupakan salah satu kelengkapan yang harus dimiliki oleh para teknisi ponsel. Power supply sendiri merupakan alat yang biasanya digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya kerusakan pada hardware maupun software pada ponsel kamu.

Power supply atau dikenal juga dengan sebutan alat catu daya ini mampu mengubah arus AC menjadi DC. Sehingga power ini dapat menghidupkan ponsel kamu tanpa harus menggunakan baterai pada saat proses perbaikan.

Saat ini terdapat dua jenis power supply di pasaran, yaitu analog dan digital. Alat catuan daya analog memiliki indikator manual, alat ini masih menggunakan jarum sebagai penunjuk besarnya arus yang terukur.

Sedangkan alat catuan daya digital, sudah menggunakan penunjuk angka digital yang menunjukkan hasil pengukuran arus.  Meski demikian fungsi dan cara kerjanya sama saja, yang menjadi pembeda hanya harga dari kedua alat ini.

Bagi kamu yang masih bingung bagaimana cara menggunakan Power Supply Cody 3005DT | Power Supply 30V 5A – CODY jangan khawatir karena kami akan menjelaskan cara penggunaannya berikut ini.

Cara Menggunakan Power Supply untuk HP

Cara menggunakan alat catu daya ini sebenarnya cukup mudah dan tidak begitu rumit. Tentunya akan sangat mudah dipraktikkan, bahkan oleh pemula. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  1. Nyalakan Alat

Langkah awal ini adalah langkah yang paling penting dalam pengoperasian semua alat. Sebab, tanpa menyalakan power supply terlebih dahulu, kamu tidak akan bisa mengoperasikannya.

Setelah menyala, kamu harus mengatur tegangan pada power supply sebesar 3,6 – 4 volt. Hal tersebut dikarenakan tegangan baterai pada hp biasanya adalah 3,7 hingga 4 volt. Tapi, tidak masalah jika tegangan pada alat catu daya lebih sedikit.

  • Hubungkan Masing-masing Konektor

Pada alat catu daya terdapat beberapa konektor dan terkadang membuat bingung. Kamu harus menghubungkan konektor (+) untuk batrai dan konektor (-) untuk ponsel.

  • Perhatikan Jarum Ampere Meter

Pada keadaan normal, saat dihubungkan dengan power supply hp akan tetap menunjukkan angka nol. Entah itu alat catu daya analog atau digital. Jika arus tiba-tiba naik, artinya terdapat kerusakan pada ponsel tersebut.

Kerusakan yang biasanya terjadi saat arus ponsel bermasalah adalah IC power, IC charging, atau PA. Kamu harus mengganti bagian tersebut jika ingin ponsel dalam keadaan normal kembali.

  • Perhatikan Pergerakan Jarum A

Langkah yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah menekan saklar on/off. Pada ponsel yang normal, jarum A akan bergerak 2 tahap dan ponsel langsung menyala. Sedangkan terdapat dua kemungkinan pergerakan jarum A pada ponsel yang memiliki masalah.

Pertama, jika jarum A saat dinyalakan langsung naik dan turun lagi, maka itu menandakan adanya kerusakan pada IC power. Kedua, saat jarum A terus naik hingga angka tertentu saat catu daya dinyalakan, artinya terdapat kerusakan pada prosesor ponsel hingga softwarenya.

Fungsi Power Supply untuk Ponsel

Selain berfungsi sebagai pendeteksi arus, power supply hp juga memiliki beberapa fungsi lain yang sangat bermanfaat untuk ponsel kamu. Di antara fungsinya adalah :

  1. Alat Charge

Seperti namanya yaitu power supply, alat ini juga dapat digunakan untuk mengisi daya baterai ponsel kamu saat lowbatt.

  • Alat Kejut Baterai

Selain dapat digunakan untuk mengisi daya, catu daya juga dapat digunakan sebagai alat kejut baterai saat baterai ponsel kamu bermasalah.

  • Pendeteksi Kerusakan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa catu daya dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai macam kerusakan pada ponsel. Jenis kerusakannya dapat ditentukan dengan berbagai respon dari parameter catu daya tersebut. Catu daya ini sangat dibutuhkan oleh kamu yang berminat menjadi teknisi ponsel. Sebab kegunaannya yang begitu vital untuk mendeteksi setiap kerusakan dan fungsi lainnya. Sehingga cara menggunakan power supply hp di atas harus kamu pahami dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *